Prinsip yang paling utama dalam meningkatkan produksi ASI adalah frekuensi pengosongan payudara secara rutin. Semakin sering dan banyak yang dikeluarkan maka akan semakin banyak juga yang diproduksi.

Dan yang paling efektif dalam mengosongkan payudara adalah HISAPAN bayi itu sendiri.Bila ibu tidak menyusui langsung pada payudara,harus secara rutin per 2-3 jam mengeluarkan ASI nya dengan cara memerah (tangan atau pompa).

Selain itu perbanyak kontak kulit ibu dengan bayi (skin to skin contact) untuk merangsang kerja hormon oksitosin agar ASI yang diproduksi bisa keluar dengan lancar.Hormon oksitosin sangat dipengaruhi oleh pikiran dan kondisi psikologis ibu.Oleh karena itu dukungan keluarga terdekat,mood ibu yang baik ,pikiran positif dan rasa percaya diri ibu yang tinggi akan sangat menentukan produksi ASI dan keberhasilan menyusui.

Kesimpulan : Berbagai ASI booster berupa makanan/minuman atau suplemen boleh saja dikonsumsi oleh ibu menyusui untuk meningkatkan produksi ASI asal dalam jumlah dan batas yang wajar.Baiknya ibu mengkonsultasikan terlebih dahulu mengenai pemilihan dan dosis ASI booster yang efektif dan aman dikonsumsi pada dokter atau konselor laktasi yang ada di daerahnya.

Penggunaan ASI booster bukan menjadi prioritas dlm meningkatkan produksiASI tetapi kegiatan pengosongan payudara yang rutin dan efektif harus lebih diutamakan agar peningkatan produksi ASI yang diinginkan si ibu tercapai. Selamat mengASIhi !